Promosi Wisata Jatim Via Digital Marketing

digital-marketing-700x420SURABAYA, bisniswisata.co.id: Jumlah wisatawan asing berkunjung ke Indonesia tahun 2014 mencapai 9.5 juta orang. Jumlah ini cukup besar, namun bila dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara-negara tetangga, ternyata posisi Indonesia hanya menduduki ranking ke 4 di bawah Thailand, Malaysia& Singapura.

Ini kenyataan yang sangat memprihatinkan, karena Indonesia yang mempunyai ribuan daya tarik wisata ternyata kalah jauh bahkan bila dibandingkan dengan Singapura yang wilayahnya sangat kecil& minim obyek wisata alamnya.

Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya mengatakan pemakaian media digital sebagai sarana promosi adalah cara yang paling tepat untuk mempromosikan pariwisata Indonesia saat ini, karena dapat menjangkau seluruh dunia secara luas dan cepat, serta biaya promosi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan cara promosi secara konvensional.

“Kampanye dan program serba digital menjadi andalan Kemenpar untuk menyiasati anggaran promosi pariwisata Indonesia yang masih sangat rendah. “Tidak ada cara lain selain digitalisasi dan membuat promosi secara online serta mengembangkan kerjasama dengan lebih banyak pihak,” ungkap Arief Yahya di Surabaya, Senin (30/3/2015).

Program Digital Marketing Pariwisata Indonesia dilaksanakan 34 propinsi di seluruh Indonesia guna memenuhi target akan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia agar di tahun 2019 dapat mencapai angka kunjungan sebesar 20 juta orang, serta Wisata Domestik menjadi 275 juta orang, mendatangkan Devisa 240 Trilyun, menyerap tenaga kerja 13 juta pekerja serta meningkatkan competitiveness index menjadi ranking 30 Dunia.

Kini, PT Mahoni Global bersama Pemerintah Jawa Timur & PT Telkom menggarap Website Pariwisata & Mobile Applications sebagai sarana promosi pariwisata jatim. Propinsi Jawa Timur merupakan propinsi yang paling siap untuk tujuan tersebut saat ini.

Kepala Dinas Pariwisata Jawa Timur, Dr. Jarianto mengatakan Digital Marketing Jawa Timur meliputi: pembuatan portal pariwisata Jawa Timur (www.eastjava.com), promosi via media sosial seperti Facebook, Twitter& Instagram (@eastjavatourism), Youtube, dan terbaru promosi melalui Mobile Applications (Travel To East Java : http://mahoni.us10.list-manage.com/track/click?u=1b20149b73c710f1bc9e964d1&id=936498c87f&e=c0c7810c2b), yang semuanya sudah siap untuk dikunjungi, diikuti& di-download dari seluruh dunia.

Iskriono Executive General Manager Telkom Regional-5 Jawa Timur menambahkan Digital Marketing sebuah keniscayaan yang tak bisa dihindari karena Life style sudah berubah termasuk perilaku masyarakat dunia dalam melakukan travelling sehingga kita harus adaptif sekaligus mengakselerasi perubahan tersebut di Indonesia.

“Telkom siap mendukung pariwisata Jawa Timur menjadi tujuan utama pariwisata dunia dan mewujudkan target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada tahun 2019, Telkom menyediakan infrastruktur ICT serta ICT Solution untuk industri Pariwisata khususunya di jawatimur secara bertahap,” katanya.

Setelah Quartal 1 tahun 2015 ini membantu development Digital Marketing berupa Website, Media Sosial& Mobile App, pada Q2 akan melakukan standarisasi ICT untuk ekosistem industri pariwisata di Jawa Timur. Pada Q3 melakukan development e-Commerce & Q4 expand campaign ke luar negeria, sambungnya.

Ginting Satyana, direktur PT Mahoni Global mengatakan website eastjava.com saat ini mencapai diatas 12.000 halaman, 2000 foto obyek pariwisata, 40 peta pariwisata yang dibuat sendiri oleh team Mahoni, serta mempunyai koleksi sampai 1000 clip video pariwisata jatim di youtube.com, jumlah halaman web akan kami tambah terus.

“Kami juga mendevelop Mobile Aplikasi yang dinamakanTravel to East Java, Indonesia yang mana berisi ratusan daya tarik wisata jatim bisa didownload gratis & support 4 platform : IOS, Android, Windows 8, Windows Phone. Setelah aplikasi pertama ini segera menyusul 4 mobile aplikasi lainnya yang segera kami luncurkan,” katanya.

Gubernur Jawa Timur mengatakan Digital Marketing sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi untuk melakukan program digital seperti e-Promotion ini untuk mendukung kegiatan promosi masa kini. Dan Program Digital Marketing Pariwisata untuk tingkat propinsi adalah yang pertama di Indonesia.

Gubernur mengharapkan dan menghimbau agar segenap masyarakat di Jawa Timur yang tersebar di 38 kabupaten& kota mendukung program ini dan ikut berperan aktif mensukseskan proram Digital Marketing Pariwisata Jawa Timur ini, mengingat jika program ini sukses maka akan terjadi peningkatan bisnis yang sangat pesat karena memberi multiplier efek di industri pariwisata sehingga bisa dinikmati oleh banyak penduduk di Jawa Timur, mulai dari pengusaha hotel, rumah makan, pengusaha kerajinan, dan sebagainya.

Program yang sangat bagus ini memang selayaknya didukung dan diikuti oleh propinsi-propinsi lain di Indonesia, sehingga target pemerintah untuk mendatangkan 20 juta wisatawan asing di tahun 2019 akan tercapai, dengan begitu devisa yang masuk ke Indonesia akan meningkat dan berguna bagi pembangunan negara Indonesia, kata Soekarwo.

Sumber

One thought on “Promosi Wisata Jatim Via Digital Marketing

  • Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai pariwisata Indonesia dengan sejumlah wisata yang menarik.Benar benar sangat bermanfaat jika kita dapat mengetahui tempat wisata yang menarik dan penuh dengan suasana baru pada Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *